-
Monthly Report May 2026May 05, 2026 13:55
Pada April 2026, perekonomian Indonesia menghadapi tekanan eksternal yang cukup besar akibat konflik di Timur Tengah, penguatan dolar AS, dan meningkatnya ketidakpastian global. Meskipun kondisi tersebut menekan nilai tukar rupiah, pasar modal, dan kinerja perdagangan, fundamental ekonomi domestik tetap relatif terjaga. Inflasi menunjukkan tren penurunan dan kembali berada dalam sasaran Bank Indonesia (BI), sementara surplus perdagangan masih tercatat positif. Di tengah tantangan tersebut, BI mempertahankan suku bunga acuan guna menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan nasional.




